SANTO YOHANES YOSEF

Kisah Orang Kudus 5 Maret 2023: Santo Yohanes Yosef

Yohanes Yosef dari Salib dilahirkan di Italia selatan pada tahun 1654. Pada usia enambelas tahun, Yohanes Yosef bergabung dengan Ordo Fransiskan. Ia sungguh rindu untuk hidup penuh pengorbanan seperti Yesus. Oleh karenanya, dengan senang hati ia melakukan banyak mati raga.

Ia tidur hanya tiga jam saja setiap malam dan menyantap makanan yang sangat sederhana. Yohanes kemudian ditahbiskan sebagai imam. Pastor Yohanes Yosef diangkat menjadi superior di Santa Lusia di Naples. Dengan sukacita ia memilih untuk melakukan tugas-tugas yang tidak dikehendaki oleh yang lain.

Pada suatu hari Pastor Yohanes Yosef dikunjungi oleh seorang pembuat kacamata yang bernama Vincentius Lainez serta anak laki-laki yang baru berumur 5 bulan dan sedang sakit keras. Vincentius meminta doa kepada Pastor Yohanes Yosef supaya anak itu bisa sembuh. Pastor Yohanes Yosef berkata bahwa sesungguhnya Allah memanggil anak itu untuk bersama – Nya di surga.

Vincentius berkata, ia tidak rela anaknya dipanggil Tuhan, karena sebelumnya anak perempuannya pun telah meninggal. Kemudian Pastor Yohanes Yosef mengatakan kepada Vincentius, karena ia tidak mematuhi kehendak Allah, maka ia akan menerima konsekuensinya.

Anak laki-laki itu memang kemudian menjadi sembuh, tetapi tidak dapat bertumbuh. Sampai umur 3 tahun, anak itu tidak menunjukkan tanda-tanda inteligensia. Vincentius tidak berbahagia, juga karena Pater Yohanes Yosef selama ini menghindar dari dirinya. Akhirnya, karena sudah tidak tahan lagi, dia mendatangi sel Pastor Yohanes Yosef di biara, lalu mengakui dan menyesali dosa-dosanya kepada Bapa surgawi di hadapan Pater Yohanes Yosef.

Setelah berdoa untuk beberapa saat lamanya, Pater Yohanes Yosef berpaling kepada Vincentius dengan bela rasa yang tulus dan berkata : “Engkau membuang kehormatan dari Allah dan kebahagiaan dari anakmu yang seharusnya dinikmatinya di surga selama ini dalam memuji-muji Allah. Oleh karena itu, Allah menghukummu.

Namun sekarang Ia melihat kesedihanmu dan Ia menghentikan hukumannya atas dirimu. Kembalilah ke rumahmu.” Dengan senyum manis yang pertama kali nampak di wajahnya, anak laki-laki itu menyandarkan kepalanya ke arah sang ayah, dan jiwanya pun melayang ke surga.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Dionisius Agus Puguh

SANTO KASIMIRUS

Kisah Orang Kudus 4 Maret 2023: Santo Kasimirus

Santo Kasimirus dilahirkan pada tahun 1458, sebagai putera Kasimirus ke 4 raja Polandia. Ketika usianya tigabelas tahun, Kasimirus mendapat kesempatan untuk menjadi raja di negara tetangga, Hungaria, tetapi ia menolak, Kasimirus menghabiskan sisa hidupnya dengan berusaha mengamalkan nilai-nilai Kristiani. Kasimirus berusaha selalu penuh sukacita dan bersahabat dengan semua orang.

Di tengah-tengah kesibukannya, Kasimirus melakukan usaha untuk membantu dirinya sendiri bertumbuh secara rohani. Kasimirus sering kali berpuasa dan tidur di lantai kamarnya sebagai silih. Ia berdoa setiap hari, kadang-kadang bahkan pada waktu tengah malam. Ia suka merenungkan dan berdoa tentang sengsara Yesus. Kasimirus juga mengasihi Santa Perawan Maria dengan cinta yang istimewa. Untuk menghormatinya, seringkali ia mendaraskan puji-pujian yang indah.

Kesehatan Kasimirus tidak pernah prima, namun demikian ia seorang yang pemberani serta kuat pendiriannya. Kasimirus senantiasa melakukan apa yang ia anggap benar. Kadang-kadang ia bahkan memberikan nasehat kepada ayahnya, sang raja, agar memerintah rakyatnya dengan adil. Kasimirus selalu melakukan hal ini dengan rasa hormat yang besar kepada ayahnya sehingga ayahnya mau mendengarkan nasehatnya.

Kasimirus amat mencintai serta menghormati kemurnian. Orangtuanya mendapatkan seorang gadis yang cantik serta saleh untuk dinikahkan dengannya, namun Kasimirus lebih memilih untuk mempersembahkan hatinya kepada Tuhan saja. Kasimirus meninggalkan cara hidupnya yang mewah dan kehormatan duniawi, lalu memusatkan perhatiannya pada doa, puasa dan tapa.

Kasimirus mencurahkan waktunya untuk berdoa. Pagi-pagi sekali ia sudah berdiri di depan pintu gereja untuk mengikuti perayaan Misa Kudus dan mendengarkan Kotbah. Ia juga lebih banyak memperhatikan kepentingan kaum kafir miskin dengan membagi-bagikan harta kekayaannya. Cinta kasih dan hormatnya kepada Bunda Maria sangat besar. ‘Omni die hic Mariae’ atau ‘Mengasihi Maria, kini dan selalu’ adalah semboyannya. Semua usahanya untuk memusatkan diri pada doa, tapa dan puasa membuat dia menjadi seorang beriman yang saleh.

Kasimirus menjadi orang kesayangan warganya, terutama kaum miskin di kota itu. Kasimirus meningal dunia pada 4 Maret 1484 karena penyakit sampar. Seratus dua puluh tahun kemudian, kuburnya di Katedral Wein di buka kembali dan relikuinya dipindahkan ke sebuah kapela. Tubuhnya masih tampak utuh dan menyebarkan bau harum. Tulisan doanya ‘Mengasihi Maria, kini dan selalu’ masih terletak rapi di kepalanya. Hal ini menunjukkan bahwa devosinya kepada Maria merupakan suatu persembahan yang berkenan di hati Maria.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Dionisius Agus Puguh

SANTO MARINUS

Kisah Orang Kudus 3 Maret 2023: Santo Marinus

Untuk memimpin sebuah pasukan tentara Romawi sebanyak 100 orang sangatlah dibutuhkan seorang komandan pasukan atau senturio yang tangkas dan bijaksana. Lebih-lebih karena pasukan ini akan ditugaskan di kota Sasarea, Palestina yang selalu bergolak. Marinus terpilih untuk menjabat sebagai Sentur. Ketika upacara pelantikan diselenggarakan, tampillah seorang prajurit kafir yang menentang pengangkatan Marinus sebagai Senturio, karena Marinus seorang pengikut Kristus.

Marinus pun dipanggil menghadap pengadilan. Dia dipaksa dengan kekerasan agar meninggalkan imannya. Tetapi Marinus yang kokoh imannya itu tidak bersedia meninggalkan imannya. Ia lebih bersedia mati karena Kristus daripada menjadi kafi. Ketegasannya ini mengakibatkan kematiannya sebagai seorang martir pada tahun 262.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Dionisius Agus Puguh

BEATO CHARLES YANG BAIK

Kisah Orang Kudus 2 Maret 2023: Beato Charles Yang Baik

Pangeran Charles dari Flanders, dijuluki ‘yang Baik’ oleh rakyat dalam kerajaannya. Mereka menyebutnya demikian karena mereka melihat memang demikianlah ia adanya. Charles adalah putera Santo Canute, raja Denmark. Charles baru berusia lima tahun ketika ayahnya dibunuh pada tahun 1086. Ketika dewasa, Charles menikah dengan seorang wanita muda yang baik hati bernama Margareta.

Charles seorang penguasa yang lembut serta adil. Rakyat percaya kepadanya dan kepada kebijaksanaannya. Charles berusaha untuk menjadi teladan dari apa yang diharapkannya dari rakyatnya. Sebagian kaum bangsawan menuduh Charles tidak adil dengan memihak kaum miskin dan mengalahkan kepentingan kaum kaya. Charles menjawab dengan bijaksana.

Kaum miskin dalam kerajaannya mendapatkan makanan setiap hari dari istananya. Charles memerintahkan untuk menanam bahan makanan dengan berlimpah agar rakyat dapat makan kenyang dengan harga yang pantas. Beberapa pedagang kaya mencoba menimbun panenan agar dapat menjualnya dengan harga yang amat mahal.

Charles yang Baik mendengar tentang hal itu serta memaksa mereka untuk segera menjualnya dengan harga yang pantas. Pangeran Charles berjalan telanjang kaki setiap pagi untuk menghadiri Misa dan tiba lebih awal di gereja Santoo Donatian. Ia melakukannya dalam semangat silih. Ia rindu untuk memperdalam kehidupan rohaninya bersama Tuhan.

Para musuhnya tahu bahwa ia pergi ke gereja dan tahu juga bahwa ia biasa berdoa sendirian sebelum Misa. Banyak orang yang mengasihi Charles mengkhawatirkan keselamatan dirinya. Mereka memperingatkannya bahwa perjalanannya ke gereja Santo Donation dapat menyebabkannya celaka. Suatu pagi, sementara ia berdoa sendirian di depan patung Bunda Maria, para penyerangnya membunuh dia. Charles wafat sebagai martir pada tahun 1127.

BEATO DIDAKUS CARVALHO

Kisah Orang Kudus 26 Februari 2023: Beato Didakus Carvalho

Didakus Carvalho lahir sekitar tahun 1578 di Coimbra, Portugal. Ia terpanggil untuk menjadi seorang misionaris Yesuit ketika berusia enambelas tahun. Didakus bergabung dengan Yesuit sebagai pelajar, dan secara sukarela mengajukan diri untuk dikirim dalam misi ke India dan ditahbiskan disana.

Pada tahun 1609 Didakus dikirim ke Jepang bersama beberapa imam lainnya. Pada tahun 1613 terjadi penganiayaan umat Kristen dan pada tahun 1614 Didakus dideportasi ke Makau dan berkarya sesaat di Vietnam selatan, sebelum kembali lagi ke Jepang. Didakus berkarya dibagian utara yang agak jauh dari pusat pemerintahan, tetapi pada tahun 1622.

Pemerintah provinsi setempat merasakan tekanan dari karya yang dilakukan Didakus dan memutuskan untuk melakukan penganiayaan. Didakus dan umat Kristen mengungsi sampai desa Orose pada tahun 1623, tetapi keberadaan mereka diketahui dan mereka semua ditangkap pada Februari 1624.

Mereka dibawa ke Sendai dan disiksa dengan cara ditenggelamkan pada sebuah kolam yang hampir membeku. Setelah disiksa selama hampir duabelas jam, Didakus Carvalho bersama sekitar 60 umat Kristen meninggal sebagai martir Kristus.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Sastrodikromo

SANTO FELIX III

Kisah Orang Kudus 1 Maret 2023: Santo Hilarius

Felix berasal dari sebuah keluarga berdarah Romawi. Ia menjadi Paus menggantikan Paus Santo Simplisius pada tahun 483. Ia dinamakan Felix ke 3 karena kira-kira pada tahun 365 ada seorang Paus tandingan yang menamakan dirinya Felix ke 2. Selama masa kePausannya, Felix menghadapi bidaah Monophysitisme yang menolak ajaran iman tentang kedwitunggalan kodrat Yesus Kristus, ‘Ilahi sekaligus manusiawi’.

Untuk memecahkan masalah itu, Kaisar Zeno mengeluarkan suatu rumusan kesatuan yang bermakna ganda, yang disebut Henotikon. Rumusan ini tidak disetujui baik oleh Sri Paus Felix maupun oleh pengikut aliran bidaah Monophysitisme.

Demi pemecahan atas terbitnya Henotikon, Sri Paus Felix memanggil Acacius, Patriakh Konstantinopel, penyusun rumusan itu. Acacius menolak datang ke Roma. Maka dia diekskomunikasikan oleh Felix III. Sejak berlakunya ekskomunikasi ini, skisma Acacian mulai tersebar dan terus berkembang hingga kematian Felix III pada tanggal 1 Maret 492.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Dionisius Agus Puguh

SANTO HILARIUS

Kisah Orang Kudus 28 Februari 2023 2023: Santo Hilarius

Hilarius berasal dari Sardinia. Ia terpilih menjadi Paus menggantikan Paus Leo pertama, pada tanggal 19 November 461. Sebelum menjadi Paus, Hilarius melayani umat sebagai diakon selama masa kepemimpinan Paus Leo pertama. Ketika diadakan Konsili di Efesus pada tahun 449 untuk membicarakan tindakan ekskomunikasi atas diri Eutyches, seorang penyebar ajaran sesat, Hilarius di utus sebagai wakil Paus Leo pertama.

Selama kepemimpinannya sebagai Paus, Hilarius mengawasi pembangunan beberapa gedung Gereja di Roma. Salah satunya adalah Oratorium yang dipersembahkan kepada santo Yohanes Penginjil. Selain itu, ia juga berusaha menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi dalam tubuh gereja sendiri.

Dalam kerangka itu, ia memimpin sebuah sinode di Roma pada tanggal 19 November 462 untuk membicarakan berbagai masalah yang ada di dalam gereja di Gaul, Prancis. Selanjutnya pada tanggal 19 November 465, ia mengadakan lagi sebuah sinode untuk membicarakan hal pengangkatan dan kuasa yuridiksi para uskup Spanyol. Hilarius meninggal dunia pada tanggal 29 Februari 468 dan dimakamkan di Gereja Santo Laurentius di Roma.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Sastrodikromo

SANTO MONTANUS DAN SANTO LUCIUS

Kisah Orang Kudus 24 Februari 2023: Santo Montanus dan Santo Lucius

Kaisar Valerianus menganiaya umat Kristiani dengan bengis sepanjang masa Gereja awal. Pejabat Romawi, Solon, nyaris menjadi kurban dari suatu pemberontakan yang menyangkut suatu persekongkolan untuk menghabisi nyawanya. Solon mencurigai persekongkolan ini sebagai bentuk balas dendam atas kematian santo Siprianus.

Ia menangkap delapan orang tak bersalah. Montanus, Lucius, Flavianus, Yulianus, Viktorikus, Quartillosia, Viktor, Donatian, Primolus dan Remus. Semuanya adalah orang-orang Kristen, sebagian besar adalah kaum klerikus, dan semuanya pengikut setia santo Siprianus.

Kedelapan orang ini dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah yang gelap. Berbulan-bulan lamanya mereka ditahan dalam penjara. Mereka dipaksa bekerja di siang hari, dan tanpa sebab seringkali tak diberi makan dan minum. Dalam situasi yang tak berperikemanusiaan macam itu, komunitas kecil umat Kristen ini bersatu padu dan saling tolong-menolong satu sama lain. Yang awam melindungi para uskup, imam dan diakon yang secara istimewa merupakan sasaran kekejian kaisar.

Ketika tahanan Kristiani pada akhirnya dibawa ke tempat pelaksanaan hukuman mati. masing-masing diijinkan untuk berbicara. Montanus, yang tinggi kekar, berbicara dengan gagah berani kepada segenap umat Kristiani yang ada di antara khalayak ramai, ia berpesan supaya seluruh pengikut Kristus itu tidak takut akan kematian karena Kristus akan memeluk dengan kasih.

Sementara Lucius, yang kecil dan rapuh, berjalan tertatih-tatih ke tempat eksekusi. Ia lemah akibat masa-masa berat dan sulit di penjara. Sesungguhnya, Lucius harus bertopang pada dua teman yang membantunya tiba di tempat di mana para algojo telah menanti.

Mereka yang menyaksikan berseru-seru memintanya untuk mengingat mereka di surga. Sementara para tahanan Kristen seorang demi seorang dipenggal kepalanya, khalayak ramai semakin berani. Mereka menangisi para martir yang menderita ketidakadilan. Tetapi mereka bersukacita juga. Mereka sadar bahwa para martir ini akan memberkati mereka dari surga. Montanus, Lucius dan kawan-kawan wafat sebagai martir pada tahun 259.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Sastrodikromo

SANTO GABRIEL POSSENTI

Kisah Orang Kudus 27 Februari 2023: Santo Gabriel Possenti

Fransiskus dilahirkan di Asisi, Italia pada tahun 1838. Ibunya meninggal dunia tatkala ia masih balita. Pada usia 7 tahun ia menerima komuni pertama. Fransiskus bertumbuh menjadi manusia baru dalam Kristus yang berpusat pada Ekaristi. Berbakat dalam belajar, trampil dan saleh dalam pergaulan, menonjol dalam banyak dimensi hidup rohani dan jasmani. Ia dipromosikan sebagai Ketua Akademi Siswa dan Prefek Kongregasi Maria.

Sekalipun Fransiskus berperangai cukup romantis, tetapi Tuhan memimpin sesuai kehendak-Nya. Dalam suatu perarakan dengan patung Santa Maria di Kota Spolete, pada tanggal 15 Agustus 1855, Gabriel mendengar suara Bunda Maria yang memanggilnya. Fransiskus membuka diri terhadap panggilan Bunda Maria.

Ia masuk kongregasi imam-imam Passionis dan mengambil nama Gabriel dari Bunda Dukacita. Pada tahun 1856 ia menerima jubah Kongregasi Passionis. Sebagai seorang biarawan Passionis yang saleh, devosinya bersumber kepada Yesus yang tersalib dan Bunda Maria yang berduka. Gabriel Possenti wafat pada tahun 1862 dalam usia 24 tahun.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Dionisius Agus Puguh

SANTA WALBURGA

Kisah Orang Kudus 25 Februari 2023: Santa Walburga

Walburga dilahirkan pada tahun 710 di Devonshire, Inggris dalam sebuah keluarga bangsawan. Ia adalah adik kandung Willibald dan Winebald. Sejak umur 11 tahun, Walburga dididik di Biara Benediktin Wimbourne di Dorset dan akhirnya menjadi anggota biara. Mereka masih sanak keluarga dari Santo Bonifasius yang dikenal sebagai ‘Rasul bangsa Jerman’.

Pada tahun 748 Walburga bersama Lioba diutus ke Jerman untuk membantu santo Bonifasius dalam karya misionaris. Di kemudian hari Willibald menjadi Uskup Eichstadt dan Walburga ditunjuk menjadi abbas rangkap di biara pria dan biara wanita di Heidenheim yang didirikan oleh santo Winebald hingga akhir hayatnya pada tahun 779.

Biara itu kemudian menjadi pusat kebudayaan, pendidikan dan karya amal. Bertahun-tahun setelah wafatnya, tulang-belulang Walburga dibawa dari Heidenheim ke Gereja Salib Suci Eichstadt, Bavaria, Jerman.

Pada abad ke sembilan, relikui tulang-belulang Abbas Walburga, secara ajaib mengeluarkan cairan bening, semacam minyak, yang digunakan orang untuk menyembuhkan berbagai penyakit jasmani dan rohani.

Penulis naskah : Arief Setyawan

Pengisi suara : Sastrodikromo