SANTA MAKRINA TUA

Kisah Orang Kudus 14 Januari 2023: Santa Makrina Tua

Makrina dan suaminya harus membayar mahal kesetiaan mereka pada iman Kristiani mereka. Dalam salah satu masa penganiayaan oleh penguasa Romawi, yaitu Galerius dan Maximinus, kakek nenek Basilius ini terpaksa harus bersembunyi.

Mereka menemukan tempat persembunyian di sebuah hutan dekat rumah mereka. Mereka berhasil lolos dari tangan para penganiaya. Mereka senantiasa diliputi rasa takut dan juga lapar.

Di hutan mereka mencari-cari apa yang dapat dimakan dan makan tumbuh-tumbuhan liar hingga berhasil selamat. Masa penganiayaan ini berlangsung hingga tujuh tahun lamanya. Santo Gregorius dari Nazianze, yang pestanya dirayakan bersama-sama dengan Santo Basilius pada tanggal 2 Januari, mencatat mengenai peristiwa tersebut.

Dalam masa penganiayaan yang lain, segala kekayaan dan harta milik Makrina dan suaminya disita penguasa. Tak ada yang tersisa bagi mereka terkecuali iman yang mereka wariskan kepada segenap anak dan cucunya.

Beberapa dari antara cucunya juga dinyatakan kudus pula oleh gereja: Santa Makrina Muda, Santo Basilius Agung, Santo Petrus dari Sebaste dan Santo Gregorius dari Nyssa. Santa Makrina hidup lebih lama daripada suaminya, tetapi tidak diketemukan catatan tahun kematian mereka yang pasti. Menurut tradisi, Santa Makrina wafat sekitar tahun 340.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Sastrodikromo

SANTO HILARIUS

Kisah Orang Kudus 13 Januari 2023: Santo Hilarius

Pada awal abad kekristenan, masih banyak orang yang belum percaya kepada Tuhan. Mereka percaya bahwa ada banyak allah-allah, yang satu lebih hebat dari yang lain. Orang-orang ini bukan orang-orang jahat, hanya saja mereka belum mengenal Tuhan, mereka masih kafir.

Pada tahun 315, Hilarius dilahirkan dalam sebuah keluarga yang demikian di Poitiers, sebuah kota di Perancis. Keluarganya kaya-raya dan termasyhur. Hilarius mendapatkan pendidikan yang baik. Ia menikah dan membina rumah tangga.

Melalui belajar, Hilarius menjadi tahu bahwa seorang haruslah melatih kesabaran, kelemahlembutan, keadilan dan sebanyak mungkin kebajikan-kebajikan lain. Keutamaan-keutamaan ini akan memperoleh ganjaran kelak di kehidupan sesudah mati. Melalui belajar, Hilarius juga yakin bahwa hanya ada satu Allah yang kekal, yang mahakuasa dan maha pengasih.

Hilarius membaca Kitab Suci untuk pertama kalinya. Ketika sampai pada bagian Musa dan semak yang terbakar, Hilarius sungguh amat terkesan dengan Nama bagaimana Tuhan menyebut Diri-Nya Sendiri. Hilarius membaca tulisan-tulisan para nabi juga.

Kemudian ia membaca seluruh Perjanjian Baru. Pada saat ia selesai membaca, ia sepenuhnya telah percaya dan dibaptis. Hilarius hidup mengamalkan imannya dengan taat dan saleh hingga ia dipilih menjadi uskup. Hal ini tidak menjadikan hidupnya bertambah nyaman, sebab kaisar suka mencampuri urusan-urusan Gereja.

Suatu ketika Hilarius menentang kaisar, dan kaisar membuang Hilarius. Di tempat pembuangan itulah keutamaan-keutamaan Hilarius, terutama kesabaran dan keberaniannya semakin gemilang. Hilarius menerima pembuangan dengan tenang dan mempergunakan waktunya untuk menulis buku-buku tentang iman.

Karena Hilarius menjadi semakin termasyhur, musuh-musuh Hilarius meminta kaisar untuk memulangkan kembali ke kota asalnya. Karena di kota asalnya ia tidak akan memperoleh banyak perhatian. Maka, Hilarius dipulangkan ke Poitiers pada tahun 360. Ia tetap menulis dan mengajarkan iman kepada banyak orang.

Hilarius wafat delapan tahun kemudian, dalam usia lima puluh dua tahun. Buku-bukunya memberikan pengaruh besar kepada Gereja hingga sekarang ini. Itu sebabnya mengapa ia digelari Pujangga Gereja.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Sastrodikromo

SANTA HILDA


Kisah Orang Kudus 12 Januari 2023: Santa Hilda

Hilda lahir pada tahun 617 dari sebuah keluarga Anglo-Saxon yang terhormat. Ia bertobat menjadi Kristen ketika ia berumur kira-kira 13 tahun.

Tak lama kemudian, ia menjadi seorang biarawati di biara Northumbria, di lembah sungai Wear. Karena teladan hidupnya, Hilda diangkat menjadi pemimpin biara. Hilda memimpin biara dengan arif bijaksana.

Pada tahun 657, ia mendirikan sebuah biara yang dikenal dengan nama biara Whitby. Banyak orang datang kepadanya untuk meminta nasihat. Orang-orang itu berasal dari berbagai kalangan, dari kalangan pemerintah, rakyat jelata, dan ada pula dari kalangan rohaniwan-rohaniwati. Ia dipanggil ’Ibu’ baik oleh raja maupun rakyat jelata berkat keramahan dan kebaikan hatinya.

Pada tahun 664 diadakan sebuah sinode di Whitby untuk membicarakan berbagai masalah iman, antara lain menentukan tanggal hari Raya Paskah dengan tata cara Romawi. Hilda memainkan peranan sangat besar dalam sinode itu. Ia meninggal sebagai seorang Abbas di biara Whitby, Inggris Utara.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Sastrodikromo

SANTO ALEKSANDER I

Kisah Orang Kudus 11 Januari 2023: Santo Aleksander I

Alexander I adalah paus ke-6, Wakil Kristus, Kepala Gereja Katolik sedunia dan martir pada abad pertama. Ia berkebangsaan Roma, masa pontifikatnya sejak tahun 105 hingga tahun 115 pada masa pemerintahan Kaisar Trayanus.

Paus Alexander inilah yang mencetuskan rumusan kata-kata Liturgi Ekaristi : ‘Qui pridie quam pateritur’ yang artinya : ‘Yang sehari sebelum Ia menderita’.

Guna menyelaraskan liturgi dengan pesan terakhir Yesus, ia menginstruksikan agar anggur yang dipakai dalam Perayaan Ekaristi dicampur dengan sedikit air, sebagai lambang darah dan air dari lambung Yesus di kayu salib. Selain itu, beliau mensahkan pemakaian air suci dalam pemberkatan sebagai lambang hujan berkat Tuhan.

Karena kasihnya yang besar kepada Tuhan, Paus Alexander merelakan kepalanya dipenggal bersama dengan kedua imamnya, Evenius dan Theodolus, oleh penentang ajaran Kristus pada zaman kekaisaran Romawi pada tahun 115.

Penulis : Arief Setyawan
Pengisi: Sastrodikromo

BEATO GREGORIUS X

Kisah Orang Kudus 10 Januari 2023: Beato Gregorius X

Teobaldi Visconti dilahirkan di Picenza-Italia pada tahun 1210. Teobaldi adalah pembantu Kardinal Yakopo Pecoraria, diutus oleh Paus Gregorius ke 9 dalam suatu misi ke Perancis dan Inggris. Ia juga menjadi salah satu anggota militan kelompok pejuang pembebasan Tanah Suci.

Sesudah Paus Klemens ke 4 wafat, Tahta Suci lowong selama tiga tahun karena terjadi perpecahan dalam tubuh Kolegium Para Kardinal antara blok Perancis dan Italia.

Berkat kerja keras enam cardinal, yang dipilih dari 15 Kardinal dalam pertemuan di kota Viterbo, Teobaldi Visconti terpilih menjadi Paus. Ketika itu, Teobaldi masih berada di Palestina dan baru berangkat ke Viterbo pada bulan Pebruari tahun 1271.

Pada tanggal 19 Maret 1271 beliau dinobatkan menjadi Paus Gregorius ke 10. Selama kepemimpinannya, ia berusaha dalam pembangunan kekaisaran Romawi yang suci, pembaharuan Gereja, serta persatuan gereja-gereja Yunani. Paus Gregorius memisahkan dengan tegas antara urusan Gereja dan negara tetapi erat bekerja sama.

Konsili besar di Lyons, Perancis, yang merupakan suatu prestasi besar, terselenggara di bawah pimpinannya dengan dihadiri 1500 prelatus Gereja. Dengan bantuan dana dari Perancis dan Inggris, ia membebaskan Tanah Suci Yerusalem. Paus Gregorius wafat pada tahun 1276.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Lik Sastrodikromo

SANTA MARSIANA

Kisah Orang Kudus 9 Januari 2023: Santa Marsiana

Meskipun Marsiana adalah seorang wanita, namun ia terkenal sebagai seorang pahlawan iman yang gigih mempertahankan ajaran iman Gereja. Marsiana lahir di Rusuccur, sebuah desa di kepulauan Mauritania.

Sejak masa mudanya, ia sudah mempunyai perhatian besar pada hal-hal kerohanian sebagai mana dituntut oleh imannya. Dengan demikian kemuliaan dan kekayaan duniawi kurang bernilai baginya. Pada masa pemerintahan Kaisar Diokletianus, Marsiana dengan berani melancarkan perlawanan terhadap para penyembah berhala.

Akibatnya ia ditangkap dan disiksa secara kejam. Para gladiator mencoba menodai kemurniannya, namun tidak berhasil. Tuhan kiranya melindunginya dan menjadikannya sarana yang ampuh untuk mempertobatkan salah seorang dari antara para gladiator itu.

Ia dibawa ke Kaesarea dan dimasukkan ke dalam gelanggang binatang buas untuk diadu dengan banteng dan singa buas. Di gelanggang itu, ia menemui ajalnya sebagai seorang martir Kristus yang gagah berani setelah tubuhnya dicabik – cabik oleh binatang-binatang buas itu. Ia dihormati sebagai pelindung kota Tortosa, Spanyol.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Lik Sastrodikromo

SANTO APOLLINARIS DARI HIEROPOLIS

Kisah Orang Kudus 8 Januari 2023: Santo Apollinaris dari Hieropollis

Serangan terhadap iman Kristen dan semua ajarannya merupakan sebuah kenyataan yang dihadapi gereja semenjak dulu. Banyak sekali Bapa Gereja yang masyur namanya karena membela mati – matian kebenaran iman Kristiani.

Apolinaris, Uskup kota Hieropolis, Phyrigia pada abad ke 2, termasuk salah satu pembela terkenal ajaran iman Kristen. Dengan kegiatan pengajarannya dan tulisan-tulisan, ia berhasil membela kemurnian ajaran Kristen dari rongrongan para bidaah, terutama dari golongan Ecthesis dan Montanist.

Ia bahkan berhasil membela ajaran iman di hadapan Kaisar Markus Aurelius. Pembelaannya sungguh meyakinkan Kaisar, berkat mukjizat yang dibuatnya di depan Kaisar tatkala pasukan Kaisar di kepung dan dipermalukan oleh Quadi di Moravia.

Ke-12 Legion tentara yang beragama Kristen diajaknya berdoa bersama-sama, sehingga musuh dapat dikalahkan dengan mudah. Hasilnya ialah pemerintah mengeluarkan sebuah pengumuman untuk menarik kembali larangan terhadap agama Kristen di seluruh daerah kekuasaannya.

Santo Apollinaris banyak berkarya dan menulis membela iman melawan bidaah-bidaah sesat. Uskup yang kudus ini wafat sekitar tahun 175.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO RAYMUNDUS DARI PENYAFORT

Kisah Orang Kudus 7 Januari 2023: Santo Raymundus dari Penyafort

Pada tahun 1175, sebuah keluarga bangsawan di Penyafort, Spanyol dikaruniai seorang putera yang sehat dan mungil. Anak ini dibaptis dengan nama Raymundus. Ia dididik dalam keluhuran iman dan pengetahuan Katolik.

Selanjutnya Raymundus mengenyam pendidikan retorika dan ilmu hukum dan di kemudian hari menggabungkan diri dalam Ordo Dominikan, satu ordo yang ketika itu sangat memperhatikan ilmu pengetahuan.

Pada tahun 1230, Raymundus pergi ke Roma atas undangan Sri Paus Gregorius ke 9. Oleh Sri Paus, Raymundus diangkat menjadi Bapa Pengakuannya dan di tugaskan untuk mengatur semua dekrit Gereja yang telah di terbitkan.

Sewaktu tugas itu selesai dikerjakan pada tahun 1234, Sri Paus mengesahkannya sebagai buku pegangan untuk semua lembaga pendidikan Seminari dan Universitas, yang kemudian menjadi karya klasik hukum Gereja selama 700 tahun. Setahun kemudian. Sri Paus menunjuk Raymundus sebagai Uskup Agung Tarragona, Spanyol.

Atas permohonan Raymundus sendiri, penunjukkan ini ditarik kembali. Tahun itu juga, ia kembali ke Barcelona memulai kegiatan pewartaannya menentang ajaran Kaum Sesat Albigensia. Tiga tahun kemudian, Raymundus terpilih sebagai Pemimpin tertinggi Ordo Dominikan.

Selama masa jabatannya ini, ia memperbaharui aturan – aturan ordo. Pada tahun 1240, ketika ia berusia 65 tahun, Raymundus mengundurkan diri dari jabatan itu. Raymundus mendorong santo Thomas Aquinas menyusun karyanya yang terkenal ‘Summa Contra Gentiles’.

Raymundus mendirikan Fakultas bahasa Arab dan bahasa Ibrani serta memperkenalkan bahasa Arab dan Ibrani disemua sekolah Dominikan. Dengan penuh semangat ia berkotbah membela kebenaran-kebenaran pokok Gereja, membina umatnya, mempertobatkan bangsa Moor dan Yahudi.

Sebagai pembesar Dominikan, ia sangat mendorong dan memajukan misi Gereja. Raymundus dari Penyafort wafat pada tanggal 6 Januari 1275 di Barcelona dalam usia 100 tahun.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

#kisahorangkudus #santosanta #raymunduspenyafort

HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN

Kisah Orang Kudus 6 Januari 2023: Hari Raya Penampakan Tuhan

Hari Raya Penampakkan Tuhan kepada para majus dirayakan pada tanggal 6 Januari. Sekarang perayaan ini dirayakan pada hari Minggu antara tanggal 2 sampai 8 Januari sesudah Pesta Keluarga Kudus.

Perayaan ini disebut juga Hari Raya Epifania berkenaan dengan kunjungan para majus ke Betlehem. Pada zaman Yesus istilah ‘majus’ bermakna ahli nujum.

Dalam tradisi muncul sebuah ceritera tentang Tiga Sarjana atau Tiga Raja dari Timur yang dikenal dengan nama Gaspar, Melkior dan Baltazar.

Ketiga raja itulah yang dipercayai datang ke Betlehem untuk menyembah Kanak-kanak Yesus. Mereka mempersembahkan emas, dupa dan mur, sebagai ungkapan sembah bakti mereka kepada Dia yang adalah Raja, Allah dan Manusia.

Nama ketiga orang ini tidak ada dalam naskah – naskah Kitab Suci. Injil Matius, yang dipakai sebagai sumber cerita dalam tradisi Kristen, tidak membeberkan nama ketiga orang itu.

Matius hanya secara umum mengatakan bahwa ‘Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang – orang Majus dari Timur Yerusalem dan bertanya – tanya tentang raja orang Yahudi yang baru saja dilahirkan.

Ketiga nama ini berkembang dalam tradisi dan dipakai juga oleh umat Kristiani sebagai nama pelindung. Diyakini pula ketiga orang ini layak disebut kudus sebab ketekunan mereka dalam mencari Allah yang berasal dari keturunan Raja Daud, yang memerintah alam semesta.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO YOHANES NEUMANN

Kisah Orang Kudus 5 Januari 2023: Santo Yohanes Neumann

Yohanes dilahirkan pada tanggal 28 Maret 1811 di Bohemia. Orangtuanya adalah Filipus dan Agnes Neumann. Yohanes mempunyai empat orang saudari dan seorang saudara kandung. Setelah lulus dari sekolah, Yohanes masuk seminari.

Ketika tiba saatnya untuk ditahbiskan, Bapa Uskup jatuh sakit. Sesudahnya, tanggal pentahbisannya tidak pernah ditetapkan lagi, karena pada saat itu, Bohemia sudah memiliki banyak imam.

Yohanes membaca tentang karya-karya misi di Amerika Serikat, jadi ia memutuskan untuk pergi ke Amerika agar dapat ditahbiskan. Dengan berjalan kaki ia menempuh hampir seluruh perjalanannya ke Perancis, lalu menumpang kapal yang menuju Eropa.

Yohanes tiba di Manhattan pada tanggal 9 Juni 1836. Uskup Yohanes Dubois amat gembira menyambut kedatangannya. Hanya ada tigapuluh enam imam untuk melayani dua ratus ribu umat Katolik yang tinggal di negara bagian New York dan sebagian New Jersey.

Enambelas hari setelah kedatangannya, Yohanes ditahbiskan sebagai imam dan diutus ke Buffalo. Di sana ia akan membantu Pastor Pax melayani parokinya yang luasnya sembilan ratus meter persegi.

Pastor Pax memberinya kebebasan untuk memilih antara kota Buffalo atau daerah pedesaan. Watak Yohanes yang gagah berani mulai kelihatan. Yohanes memutuskan untuk tinggal di sebuah kota kecil dengan sebuah gereja yang belum selesai dibangun.

Pada saat gereja itu selesai pembangunannya, ia pindah ke kota lain dengan gereja yang dibangun dari balok-balok kayu. Di sana ia mendirikan bagi dirinya sendiri sebuah kamar kecil berdinding kayu. Yohanes Hampir tidak pernah menyalakan api dan seringkali hanya makan roti serta air saja.

Ia juga tidur hanya beberapa jam saja setiap malam. Pertanian-pertanian di daerahnya, jaraknya jauh antara yang satu dengan yang lain. Yohanes harus berjalan kaki menempuh perjalanan yang panjang agar dapat mengunjungi umatnya. Mereka adalah orang-orang Jerman, Perancis, Irlandia dan Skotlandia.

Yohanes bergabung dengan Kongregasi Pater-Pater Redemptoris dan melanjutkan karya misinya. Ia diangkat menjadi Uskup Philadelphia pada tahun 1852. Uskup Neumann mendirikan lima puluh gereja dan mulai membangun sebuah katedral.

Ia mendirikan hampir seratus sekolah dan meningkatkan jumlah murid sekolah paroki dari 500 anak ke 9000 anak. Kesehatan Uskup Neumann tidak pernah prima, namun demikian orang tetap saja amat terkejut mendengar berita kematiannya yang tiba-tiba pada tanggal 5 Januari 1860.

Uskup Neumann sedang berjalan kaki pulang dari suatu pertemuan ketika ia jatuh rebah ke tanah karena stroke. Bapa Uskup segera dibawa ke sebuah rumah terdekat dan wafat di sana pada pukul tiga sore.

Bulan Maret berikutnya, akan merupakan hari ulang tahun Uskup Neumann yang keempatpuluh Sembilan. Yohanes Neumann dinyatakan kudus oleh Paus Paulus ke enam pada tanggal 19 Juni 1977.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh