SANTA ELIZABETH ANN SETON

Kisah Orang Kudus 4 Januari 2023: Santa Elizabeth Ann Seton

Elizabeth dilahirkan di New York pada 28 Agustus 1774. Ayahnya bernama, Richard Bayley, ia adalah seorang dokter yang tersohor. Elizabeth seorang jemaat Episcopal. Semasa remaja, ia melakukan banyak hal untuk menolong orang-orang miskin.

Pada tahun 1794, Elizabeth menikah dengan William Seton. William adalah seorang saudagar kaya-raya yang memiliki suatu armada kapal laut. Elizabeth, William, beserta kelima anak mereka hidup berbahagia.

Kemudian William jatuh bangkrut dan sakit parah dalam waktu yang singkat. Elizabeth mendengar bahwa cuaca Italia mungkin dapat membuat keadaan suaminya lebih baik. Maka, Elizabeth, William berserta puteri tertua mereka, Anna, melakukan perjalanan ke Italia dengan kapal laut. Tetapi, William meninggal dunia tak lama kemudian. Elizabeth dan Anna untuk sementara waktu tetap tinggal di Italia sebagai tamu keluarga Filicchi.

Keluarga Filicchi amat baik hati. Mereka berusaha meringankan penderitaan Elizabeth dan Anna dengan membagikan cinta mereka yang mendalam akan iman Katolik. Elizabeth pulang kembali ke New York dengan tekad bahwa ia akan menjadi seorang Katolik. Keluarga serta teman-temannya menentang Elizabeth. Mereka amat kecewa mendengar keputusannya, tetapi Elizabeth maju terus dengan berani.

Elizabeth bergabung dalam Gereja Katolik pada tanggal 4 Maret 1805. Beberapa tahun kemudian, Elizabeth dimintai tolong untuk datang serta membuka sebuah sekolah putri di Baltimore. Di sanalah Elizabeth memutuskan untuk hidup sebagai seorang biarawati.

Banyak perempuan yang datang untuk bergabung dengannya, termasuk saudarinya dan juga saudari iparnya. Puteri-puterinya sendiri, Anna dan Katarina, juga bergabung pula. Mereka membentuk Suster-suster Puteri Kasih Amerika dan Elizabeth diangkat sebagai pemimpin mereka dan dipanggil ‘Moeder Seton’.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

PESTA NAMA YESUS YANG TERSUCI

Kisah Orang Kudus 3 Januari 2023: Pesta Nama Yesus Yang Tersuci

Nama yang suci penuh kuasa dimaklumkan oleh Malaikat Agung santo Gabriel kepada Maria. Ketika Gabriel mengunjungi Maria, Ia berkata: “Hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”

Pesan yang sama disampaikan malaikat kepada Yosef. Malaikat Gabriel menyebutkan bahwa Maria akan melahirkan anak laki – laki dan akan dinamakan Yesus, karena Dia lah yang akan menyelamatkan manusia dari dosa.

Sesudah Maria melahirkan Yesus di kandang Betlehem, mereka pun memberi-Nya Nama Yesus, seperti yang disampaikan malaikat. Nama Yesus unik dan eksklusif. Maknanya adalah Penebus dan Penyelamat. Nama itu dipadukan dengan Kristus, yang artinya ‘Yang Diurapi’.

Santo Paulus memulai devosi kepada Nama Yesus. Devosi ini kemudian diikuti pula oleh Santo Bernardus, Santo Bernadinus, Santo Yohanes Kapistrano dan Santo Ignatius dari Loyola dan berkembang hingga sekarang.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO BASILIUS AGUNG DAN SANTO GREGORIUS DARI NAZIANZE

Kisah Orang Kudus 2 Januari 2023: Santo Basilius Agung dan Santo Gregorius dari Nazianze

Basilius dan Gregorius dilahirkan di Asia Kecil pada tahun 330. Keluarga Basilius: nenek, ayah, ibu, dua saudara serta seorang saudarinya semuanya adalah orang kudus. Sedangkan orangtua Gregorius adalah Santa Nonna dan Santo Gregorius Tua.

Basilius dan Gregorius saling bertemu dan menjadi sahabat karib di sekolah di Athena-Yunani. Basilius kemudian menjadi seorang guru yang tersohor.

Suatu hari, saudarinya yaitu Santa Makrina, menyarankan agar ia menjadi seorang biarawan. Basilius mendengarkan nasehat baik saudarinya, lalu ia pergi ke tempat yang sunyi dan di sana mendirikan biaranya yang pertama.

Regula atau peraturan biara yang ditetapkannya bagi para biarawannya amatlah bijaksana. Biara-biara Gereja Timur masih menerapkannya hingga saat ini.

Basilius dan Gregorius, keduanya menjadi imam dan kemudian Uskup. Mereka dengan berani berkhotbah menentang bidaah Arianisme yang menyangkal bahwa Yesus adalah Tuhan. Ajaran sesat ini membingungkan banyak orang.

Ketika menjadi Uskup Konstantinopel, Gregorius mempertobatkan banyak orang dengan khotbah-khotbahnya yang mengagumkan. Hal itu membuatnya hampir saja kehilangan nyawanya.

Seorang pemuda berencana untuk membunuh Gregorius. Pada saat-saat terakhir, pemuda tersebut bertobat serta memohon pengampunan dari Gregorius. Santo Gregorius sungguh mengampuninya serta membawanya ke jalan yang benar dengan kelemahlembutan serta kebaikan hatinya.

Empatpuluh empat khotbah Santo Gregorius, 243 suratnya, serta banyak puisinya kemudian diterbitkan. Buah penanya masih amat penting hingga saat ini. Banyak penulis mendasarkan karya-karya mereka pada buah penanya itu.

Basilius, sahabat Gregorius, seorang yang amat lembut serta murah hati. Ia selalu menyediakan waktu untuk menolong kaum miskin papa. Ia bahkan mendorong orang-orang miskin itu untuk menolong mereka yang lebih miskin dari mereka sendiri.

Basilius menyumbangkan segala miliknya dan membuka sebuah dapur umum. Di sana orang sering melihatnya mengenakan celemek dan melayani mereka yang lapar. Basilius wafat pada tahun 379 dalam usia empat puluh sembilan tahun. Sementara Gregorius wafat pada tahun 390 dalam usia enam puluh tahun.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTA PERAWAN MARIA BUNDA ALLAH

Kisah Orang Kudus 1 Januari 2023: Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah mengingatkan kita akan bidaah atau ajaran sesat tentang Kebundaan Ilahi Maria, yang muncul pada abad ke 5. Pokok ajaran bidaah ini ialah bahwa Maria memang Bunda Yesus, tetapi bukan Bunda Allah.

Dalam Konsili Efesus pada tahun 431, ajaran sesat ini dikutuk. Konsili tetap dengan teguh mempertahankan ajaran yang benar, yaitu bahwa Maria adalah Bunda Allah atau Theotokos, karena Yesus Anaknya adalah sungguh-sungguh Allah.

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang tahun ke-1500 Konsili Efesus. Merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah juga berarti bahwa kita mengakui Yesus sebagai ‘sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia’.

Kemuliaan Maria sebagai Bunda Allah adalah cermin kemuliaan Anaknya, yaitu Yesus, Tuhan dan Penebus umat manusia.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTA MELANIA

Kisah Orang Kudus 31 Desember 2022: Santa Melania

Melania dilahirkan sekitar tahun 383 di Roma sebagai puteri Publicola anak Santa Melania Tua dan Albina, suami isteri Kristen yang kaya dan saleh.

Dalam usia tigabelas tahun, Melania dinikahkan dengan Valerius Pinianus. Mereka dikaruniai dua anak. Melania amat lembut hati, penuh pengabdian dan berjiwa sosial. Sifat sosialnya itu menjadikannya tak disenangi kaum kerabatnya.

Setelah kedua anak Melania meninggal dunia dalam usia muda, orangtua Melania dapat menerima bahkan meneladani cara hidup puterinya. Mereka banyak beramal untuk Gereja dan kaum miskin. Kekayaan mereka dijual untuk membebaskan ratusan budak belian.

Pada tahun 410, ketika Roma diserang oleh tentara Visigoth, mereka mengungsi ke Thagaste, Afrika Utara, di mana mereka bertemu dengan santo Agustinus dari Hippo. Pada tahun 417, rasa keagamaan dan sosial yang kuat mendorong mereka untuk pindah ke Yerusalem dan tinggal dekat makam suci Yesus.

Sesudah suaminya meninggal dunia pada tahun 432, Melania mendirikan biara di Bukit Zaitun. Ia juga mendirikan dua biara lain di Afrika, untuk perempuan dan laki-laki.

Sebagian besar waktunya digunakan Melania untuk menyalin buku-buku keagaman. Ia juga menjalin hubungan baik dengan St Paulinus dari Nola, St Agustinus dan St Hieronimus. Ia wafat pada tahun 439 di Betlehem, sepekan sesudah merayakan Natal.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO THOMAS BECKET

Kisah Orang Kudus 30 Desember 2022: Santo Thomas Becket

Thomas Becket dilahirkan pada tahun 1118 di London, Inggris. Sewaktu masih diakon, Thomas menjadi sahabat dan penasehat Raja Henry II dari Inggris. Raja mengusulkan agar Thomas diangkat menjadi Uskup Cantebury.

Begitu diangkat menjadi uskup, Thomas langsung menarik diri dari kegiatan politik agar dapat memusatkan perhatian pada hal-hal rohani. Ia membela hak-hak Gereja dari rongrongan raja.

Karena tidak mau menandatangani dokumen tentang hak campur tangan pemerintah dalam urusan gerejani, Thomas dituduh tidak setia. Thomas naik banding kepada paus dan melarikan diri ke Perancis.

Thomas akhirnya diizinkan pulang. Tetapi ia tak hendak mengampuni uskup-uskup yang dibebaskan olehnya karena memihak raja, sebelum mereka bersumpah setia kepada Paus. Hal ini membuat raja amat murka. Raja menyuruh empat perwira berangkat ke Cantebury untuk membunuh sang uskup.

Ketika itu Thomas sedang melakukan ibadat sore di dalam katedralnya. Empat perwira itu segera menyergap dan membunuh Uskup Thomas di depan Sakramen Mahakudus. Uskup Thomas Becket wafat pada tahun 1170.

Raja Henry merasa puas dengan pembunuhan itu. Namun suara hatinya terus mengusik batinnya sehingga pada tahun 1172 ia membatalkan Konstitusi Clarendon dan melakukan pertobatan di hadapan seluruh umat.

Penulis : Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

RAJA DAUD

Kisah Orang Kudus 29 Desember 2022: Raja Daud

Daud berarti ‘yang terkasih’. Ia adalah raja kedua Israel dan yang terbesar sekitar tahun 1010 sampai 970 Sebelum Masehi. Ia seorang dari Efrata, Betlehem dan anak bungsu Isai.

Orang Israel sangat mencintai Daud sebab ia berhasil mengalahkan Goliat, panglima perang bangsa Filistin. Sesudah Saul meninggal, Daud menggantikannya.

Tujuh tahun kemudian Daud menaklukkan suku bangsa Yebus dan merebut Yerusalem. Raja pindah ke Yerusalem. Di sana ia menikahi Batsyeba, yang melahirkan Salomo, raja yang bijaksana itu.

Daud menyatukan suku-suku utara dan selatan menjadi satu bangsa. Ia memindahkan Tabut Perjanjian Allah dan mempersiapkan pembangunan kenisah pusat. Ia membentuk suatu pasukan yang tangguh, nyaris seluruh daerah barat Sungai Yordan ditaklukkannya.

Daud wafat sekitar tahun 973 dalam usia 70 tahun dan digantikan oleh Salomo, putranya dari mantan isteri Uria. Makamnya masih dikenal pada zaman Nehemia dan pada masa Kristus Yesus. Daud adalah leluhur Yesus melalui Yosef.

Daud juga dikenal sebagai nabi dan dianggap sebagai pengarang Mazmur. Dalam Mazmur termuat banyak sekali nubuat yang di kemudian hari digenapi dalam diri Yesus Kristus, orang Nazaret, Putra Yosef dan Maria.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

PESTA KANAK KANAK YESUS

Kisah Orang Kudus 28 Desember 2022: Pesta Kanak Kanak Suci

Ketika Yesus dilahirkan di Betlehem, para Majus datang dari timur untuk menyembah-Nya. Sebagian berpendapat bahwa mereka adalah para raja, sebagian lagi berpendapat bahwa mereka adalah para ahli bintang. Para Majus itu menghadap Herodes, sang raja, untuk mencari raja orang Yahudi yang baru dilahirkan, yaitu sang Juruselamat.

Herodes adalah seorang penguasa yang licik serta kejam. Ketika didengarnya Para Majus itu berbicara tentang seorang raja yang baru dilahirkan, ia mulai khawatir akan kehilangan tahtanya.

Tetapi, ia tidak membiarkan para Majus itu mengetahui apa yang sedang dipikirkannya. Ia memanggil para imam besar serta menanyakan kepada mereka di manakah menurut Kitab Suci sang Mesias akan dilahirkan.

Para imam menjawab : “Betlehem.” Herodes meminta mereka pergi dan menyelidiki dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu, dan meminta mereka untuk mengabarkan kepadanya setelah Para Majus itu menemukan Yesus.

Para Majus melanjutkan perjalanan mereka. Mereka menemukan Yesus, Sang Mesias, bersama dengan Maria dan Yusuf. Mereka menyembah Dia serta menyampaikan persembahan mereka.

Sementara itu, mereka diperingatkan dalam mimpi untuk tidak kembali kepada Herodes. Dan seorang malaikat datang memberitahu Yusuf untuk membawa Maria serta Bayi Yesus ke Mesir. Dengan demikian, Tuhan menggagalkan rencana pembunuhan Herodes terhadap Putera Allah.

Ketika Herodes sadar bahwa Para Majus tidak kembali kepadanya, ia menjadi amat marah. Ia seorang yang jahat dan bengis, dan kini rasa khawatir akan kehilangan tahtanya menjadikan kemarahannya semakin hebat. Ia menyuruh para prajuritnya untuk membunuh semua bayi laki-laki di Betlehem dengan harapan Mesias juga akan mati terbunuh.

Para prajurit melaksanakan perintah yang menyebabkan banjir darah itu. Suatu kepedihan yang dahsyat meliputi kota kecil Betlehem, sementara para ibu menangisi bayi-bayi mereka yang mati terbunuh. Kanak-kanak kecil itu oleh Gereja dihormati sebagai martir. Gereja menyebut mereka sebagai Kanak-kanak Suci.

Penulis : Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO YOHANES RASUL

Kisah Orang kudus 27 Desember 2022: Santo Yohanes Rasul

Santo Yohanes Rasul, anak Zebedeuz berasal dari Betsaida, sebuah dusun nelayan di pantai tasik Genesareth, ia sendiri seorang nelayan Galilea. Ayahnya, Zebedeus, adalah seorang nelayan yang tergolong berkecukupan.

Ibunya, Salome tergolong wanita pelayan dan pengiring setia Yesus, bahkan sampai ke bukit Kalvari dan kubur Yesus. Bersama dengan saudaranya Yakobus dan Petrus, Yohanes termasuk kelompok rasul inti dalam bilangan keduabelasan, ia bahkan disebut sebagai murid kesayangan Yesus.

Mereka bertiga adalah saksi peristiwa pembangkitan puteri Yairus, saksi peristiwa perubahan rupa Yesus di gunung Tabor dan saksi peristiwa sakratul maut dan doa Yesus di taman Getzemani. Yohanes adalah rasul yang termuda. Ia amat dikasihi oleh Yesus.

Pada perjamuan malam terakhir, Yohanes diperbolehkan menyandarkan kepalanya di dada Yesus. Yohanes juga satu-satunya rasul yang berdiri di kaki salib. Yesus yang sedang menghadapi ajal menyerahkan pemeliharaan Bunda-Nya kepada murid yang dikasihi-Nya ini.

Bersama Andreas, Yohanes adalah murid Yohanes Pembabtis. Yohanes Pembabtis-lah yang menyuruh mereka berdua pergi kepada Yesus. Yohanes hidup hampir seabad lamanya. Ia sendiri tidak wafat dimartir, tetapi sungguh ia menempuh hidup yang penuh penderitaan.

Kira-kira pada tahun 60 ia pergi ke Asia Kecil dan menjadi Maha uskup di kota Efese. Dalam Kitab Wahyu diterangkannya bahwa la dibuang ke pulau Patmos karena agama dan ajarannya.

Sepulangnya ke Efese ia mengarang Injilnya. Dari buah karangannya kita dapat mengatakan bahwa Yohanes adalah seorang teolog yang karangan-karangannya berisi refleksi dan ajaran teologis yang mendalam tentang Yesus dan karya perutusan-Nya.

Pada tahun-tahun terakhir hidupnya, khotbah Yohanes hanyalah berupa wejangan-wejangan singkat yang sama saja. Atas pertanyaan orang-orang serani, mengapa ajarannya selalu sama saja, ia menjawab : “Sebab itulah perintah Tuhan yang utama dan jikalau kamu melakukannya, sudah cukuplah yang kamu perbuat.”

Santo Yohanes adalah Rasul terakhir yang meninggal dunia kira-kira pada tahun 100 pada masa pemerintahan Kaisar Trayanus.

Penulis: Arief Setyawan
Pengisi: Dionisius Agus Puguh

SANTO STEFANUS

Kisah Orang Kudus 26 Desember 2022: Santo Stefanus

Stefanus artinya mahkota. Ia adalah pengikut Kristus yang pertama yang menerima mahkota kemartiran. Stefanus adalah seorang diakon pada masa Gereja Perdana. Kita membaca kisah tentangnya dalam Kitab Kisah Para Rasul bab 6 dan 7.

Petrus dan para rasul lainnya menyadari bahwa mereka membutuhkan penolong-penolong untuk mengurus para janda serta kaum miskin. Jadi, mereka mentahbiskan tujuh orang diakon, Stefanus adalah yang paling terkenal dari antara mereka.

Tuhan mengadakan banyak mukjizat melalui Stefanus. Ia berbicara dengan hikmat dan karunia yang membuat banyak dari para pendengarnya menjadi pengikut Yesus. Para musuh Gereja Yesus merasa geram melihat betapa berhasilnya khotbah Stefanus.

Pada akhirnya, mereka bersekongkol untuk melawan dia. Mereka tidak dapat membantah perkataan-perkataannya yang bijaksana, jadi mereka memerintahkan beberapa orang untuk bersaksi dusta terhadapnya. Saksi-saksi palsu itu mengatakan bahwa Stefanus telah berbicara hujat terhadap Tuhan.

Stefanus menghadapi gerombolan para musuhnya yang banyak itu tanpa rasa takut. Malahan, Kitab Suci mengatakan bahwa wajahnya menjadi serupa dengan wajah malaikat. Stefanus berbicara tentang Yesus, menunjukkan bahwa Ia adalah Juruselamat yang dijanjikan Tuhan.

Ia mencela para musuhnya karena tidak percaya kepada Yesus. Mendengar itu, mereka menjadi amat marah serta berteriak-teriak kepadanya. Tetapi, Stefanus memandang ke langit dan berkata: ”Lihat…! Lihatlah langit terbuka dan lihatlah Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.”

Para musuhnya menutup telinga mereka dan tidak mau mendengarnya lebih lanjut. Mereka menyeret Stefanus ke luar kota Yerusalem dan melemparinya dengan batu hingga mati.

Orang kudus itu berdoa: “Tuhan Yesus, terimalah rohku!” Kemudian Stefanus berlutut serta memohon kepada Tuhan untuk tidak menghukum para musuh yang membunuhnya. Setelah pernyataan kasih yang sedemikian besar itu, Stefanus pergi untuk menerima ganjaran surgawi.

Penulis: Arief Setyawan. Pengisi: Dionisius Agus Puguh